Syaripudin Zuhri

Karyanya terkumpul dalam enam buku antologi bersama, yakni: Jokowi (bukan) untuk Presiden (2013), Kami Tidak Lupa Indonesia (2014), Ahok untuk Indonesia ( 2014), 150 Kompasioner Menulis ( 2021 ), Suara Penulis Soal Pemilu dan Demokrasi 2024 (2024), Antologi Penyair Nusantara Jakarta dan Betawi 6 (2025 ). Ia juga membuat E-book: Rusia Selayang Pandang, Buat Apa Sakit Hati, Pelangi di Langit Moskow, Obat Penawar Hati yang Gelisah, Ketika Tuhan Diprotes Dia Tetap Menyayangi HambaNya. Semua tulisan bisa dilacak di www.kompasiana.com/virays.