Lia Nur Khotijah, MA
Dosen Bimbingan dan Konseling Islam di UIN Raden Intan Lampung yang aktif menulis puisi. Ia percaya demokrasi bukan hanya diskusi ruang kelas atau panggung debat, tetapi juga karya yang menggugah kesadaran. Puisinya “Sambut Riuh” menggambarkan kegelisahan rakyat ketika Pemilu, serta harapan bahwa setiap suara membawa makna. Lewat puisi, Lia ingin menyampaikan bahwa memilih merupakan hak sekaligus tanggungjawab yang harus dijaga dengan jujur dan berani, serta adanya harapan terhadap perubahan yang nyata.