Penulis: Irfan Prayogi, M. Nurul Fajri, Muhammad Ichsan Kabullah, Muhammad Nur Ramadhan, Faisal Andri Mahraw, Irwan Hafid, Dendy Prasetyo Nugroho, Andy Ilman Hakim, Deydeandy L. Iztighfari
Editor: -
Bahasa :
Deskripsi Buku
Dengan penuh rasa hormat dan bangga, kami kembali hadir dengan Jurnal Adhyasta Pemilu Vol 2 No 2 (2019). Edisi ini menyajikan berbagai artikel yang mengupas isu-isu penting terkait penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019, dengan fokus pada dinamika sosial, politik, dan hukum yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Kami berharap, melalui berbagai kajian yang tersaji dalam edisi ini, pembaca dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang tantangan dan peluang dalam proses demokrasi di negeri ini.
Artikel pertama dalam edisi ini adalah karya M. Nurul Fajri dan Muhammad Ichsan Kabullah yang berjudul "PKK, Potensi Pemanfaatan Keuangan Negara dan Neo-Ibuisme Negara di Sumatera Barat". Artikel ini mengeksplorasi bagaimana Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Sumatera Barat dapat menjadi instrumen potensial dalam pemanfaatan keuangan negara, serta bagaimana konsep neo-ibuisme negara berperan dalam konteks tersebut. Penulis memberikan analisis kritis mengenai peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat dan implikasi kebijakan yang menyertainya.
Selanjutnya, artikel "Persepsi Pemilih Milenial Dalam Pemilu Serentak 2019 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta" oleh Muhammad Nur Ramadhan mengulas bagaimana generasi milenial di Yogyakarta memandang dan berpartisipasi dalam Pemilu 2019. Penulis mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi politik dan partisipasi pemilih milenial, serta memberikan wawasan berharga tentang dinamika politik di kalangan generasi muda.
Faisal Andri Mahrawa dan Irfan Prayogi dalam artikel mereka "Evaluasi Penegakan Hukum Pidana Pemilu dalam Penyelenggaraan Pemilu 2019" memberikan evaluasi komprehensif terhadap penegakan hukum pidana pemilu. Artikel ini menyajikan analisis mendalam mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran pidana pemilu, serta rekomendasi untuk perbaikan ke depan.
Artikel "Penegakan Hukum Mahar Politik dalam Pilpres 2019 Ditinjau dari Politik Hukum Pidana" oleh Irwan Hafid dan Dendy Prasetyo Nugroho membahas isu mahar politik dalam konteks Pilpres 2019. Penulis mengevaluasi kebijakan hukum pidana yang diterapkan untuk menangani masalah ini, serta dampaknya terhadap transparansi dan integritas proses pemilu.
Terakhir, artikel "Dilema Pengawasan Partisipatif: Ikatan Patrimonial dan Masyarakat yang Terkooptasi di Jawa Timur" karya Andy Ilman Hakim dan Deydeandy L. Iztighfari mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam pengawasan partisipatif di Jawa Timur. Artikel ini mengkaji bagaimana ikatan patrimonial dan kooptasi masyarakat mempengaruhi efektivitas pengawasan partisipatif, serta menawarkan solusi untuk mengatasi dilema tersebut.
Kami berharap edisi ini dapat memberikan kontribusi positif dalam diskursus akademik dan praktis mengenai pemilu di Indonesia. Terima kasih kepada para penulis yang telah menyumbangkan penelitiannya, serta kepada para pembaca yang terus setia mendukung Jurnal Adhyasta Pemilu.
Selamat membaca!
Jumlah Download : 14
Bagikan