Deskripsi Buku
Policy paper ini membahas program dan kegiatan kelembagaan yang dapat dilakukan oleh Bawaslu pada masa non-tahapan pemilu dan pemilihan, khususnya pada tahun 2025 dan 2026. Dokumen ini menekankan bahwa meskipun tidak sedang berlangsung tahapan pemilu, fungsi pengawasan tetap perlu dijalankan secara berkelanjutan. Hal ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas penyelenggaraan pemilu serta banyaknya temuan dan laporan pelanggaran dari waktu ke waktu.
Selain itu, policy paper ini menjelaskan pentingnya penguatan peran Bawaslu tidak hanya dari sisi kelembagaan, tetapi juga dalam membangun partisipasi masyarakat. Upaya seperti pendidikan politik, pengawasan partisipatif, serta kolaborasi dengan masyarakat sipil menjadi strategi utama untuk meningkatkan kualitas demokrasi. Program-program seperti Sekolah Pengawasan Partisipatif dan pengembangan Desa Anti Politik Uang juga menjadi bagian dari langkah preventif dalam mengurangi pelanggaran pemilu.
Lebih lanjut, dokumen ini menyoroti pentingnya penguatan sistem informasi dan keamanan siber dalam mendukung tugas pengawasan. Dengan perkembangan teknologi dan potensi ancaman digital, Bawaslu perlu melakukan audit serta pengembangan sistem yang lebih aman dan efektif. Keseluruhan program yang dirancang bertujuan untuk menjaga integritas pemilu di masa mendatang serta memastikan bahwa proses demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan transparan.
Jumlah Download : 17
Bagikan
Silahkan tulis komentar Anda :
Mungkin Anda ingin membaca ini :
Laporan Akhir 2020: Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Blitar
Laporan Akhir 2020: Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Tuban
Laporan Akhir 2020: Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Kediri
Laporan Akhir 2020: Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Lamongan
Laporan Akhir 2020: Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Trenggalek
Laporan Akhir 2020: Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Ponorogo
Laporan Akhir 2020: Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Jawa Timur