Cetak

Penulis: Kuntowijoyo

Editor: Imam Risdiyanto

ISBN/ISSN : 978-602-7696-34-1

Ketersediaan : Tersedia (2)

Bahasa : Indonesia

Penerbit : IRCiSoD

Tahun Terbit : 2017

Jumlah Halaman : 739

Nomor Panggil : 900 - 0041


Deskripsi Buku

Perubahan Sosial Dalam Masyarakat Agraris: Madura 1850–1940 merupakan kajian sejarah sosial yang menelaah dinamika perubahan masyarakat agraris di Pulau Madura dalam rentang akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Periode 1850–1940 dipilih karena mencakup fase penting transformasi sosial yang dipengaruhi oleh kebijakan kolonial, perubahan struktur ekonomi pertanian, serta pergeseran relasi sosial di tingkat lokal.

Buku ini menguraikan bagaimana masyarakat Madura—yang secara historis sangat bergantung pada sektor agraris—mengalami perubahan dalam pola produksi, kepemilikan lahan, hubungan kerja, serta stratifikasi sosial. Kebijakan kolonial Hindia Belanda, termasuk sistem pajak, administrasi pemerintahan lokal, dan intervensi ekonomi, menjadi faktor eksternal yang berpengaruh terhadap struktur sosial tradisional. Dalam konteks ini, buku menempatkan petani, elite lokal, dan aparat kolonial sebagai aktor-aktor yang saling berinteraksi dalam proses perubahan tersebut.

Selain aspek ekonomi, buku ini juga membahas implikasi perubahan agraris terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat Madura, seperti perubahan dalam hubungan patron-klien, solidaritas komunal, serta adaptasi nilai-nilai sosial dalam menghadapi tekanan ekonomi dan politik kolonial. Dengan pendekatan sejarah sosial, buku ini memberikan gambaran yang kontekstual tentang bagaimana masyarakat agraris Madura tidak hanya menjadi objek perubahan, tetapi juga menunjukkan bentuk-bentuk respons dan penyesuaian terhadap dinamika kolonial pada masa 1850–1940.

Bagikan

Silahkan tulis komentar Anda :

Belum ada komentar

Mungkin Anda ingin membaca ini :