Cetak

Penulis: Andrinof A. Chaniago

Editor: -

ISBN/ISSN : 978-979-3330-99-0

Ketersediaan : Tersedia (1)

Bahasa : Indonesia

Penerbit : Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES)

Tahun Terbit : 2012

Jumlah Halaman : 310

Nomor Panggil : 320 - 0525


Deskripsi Buku

Gagalnya Pembangunan: Membaca Ulang Keruntuhan Orde Baru adalah sebuah karya analisis kritis oleh Andrinof A. Chaniago yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) pada tahun 2012. Buku ini membahas secara tajam bagaimana paradigma pembangunan yang dijalankan selama masa Orde Baru diciptakan sebagai sebuah proyek politik yang menyeluruh dan terintegrasi dengan struktur kekuasaan negara. Penulis menyoroti bahwa orientasi pembangunan yang menekankan stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan sentralisasi kekuasaan justru menyisakan berbagai masalah struktural yang kemudian berkontribusi pada keruntuhan rezim Orde Baru menjelang krisis 1998.

Dalam narasi yang disusun secara historis dan politik-ekonomi, buku ini menguraikan bahwa meskipun rezim Orde Baru berhasil mencatat pertumbuhan infrastruktur dan modernisasi dalam beberapa dekade pertama, tata kelola pembangunan tersebut tidak memadai dalam mengatasi ketimpangan sosial, ketergantungan terhadap modal asing, dan pembatasan ruang demokrasi. Penulis membaca kembali ‘keutuhan’ Orde Baru bukan sebagai sebuah keberhasilan yang utuh, melainkan sebagai konstruksi sistemik yang diperkuat oleh relasi patronase politik, militerisme, dan birokrasi terpusat yang akhirnya rapuh ketika menghadapi dilema krisis multidimensi.

Buku ini turut mengaitkan kebijakan ekonomi makro dengan legitimasi ideologis rezim dan kekuatan struktur politik yang dominan di Indonesia pada masa itu, sehingga pembaca diajak memahami bahwa krisis yang terjadi bukan semata akibat faktor eksternal, melainkan juga konsekuensi dari kebijakan pembangunan yang pragmatis dan tidak selalu berlandaskan perencanaan yang menyeluruh. Dengan pendekatan reflektif, karya ini menjadi bahan penting bagi studi politik Indonesia kontemporer, khususnya bagi mereka yang ingin menelaah akar krisis dan menggali pemahaman tentang hubungan antara pembangunan ekonomi, kekuasaan negara, dan ruang demokrasi dalam sejarah nasional.

Bagikan

Silahkan tulis komentar Anda :

Belum ada komentar

Mungkin Anda ingin membaca ini :