Cetak

Penulis: Bernhard Schlink

Editor: Der Vorleser

ISBN/ISSN : 978-602-00-279-99

Ketersediaan : Tersedia (1)

Bahasa : Indonesia

Penerbit : PT. Elex Media Komputindo

Tahun Terbit : 2012

Jumlah Halaman : 227

Nomor Panggil : 800 - 0002


Deskripsi Buku

Novel "The Reader" karya Bernhard Schlink, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai "Sang Juru Baca", mengisahkan hubungan kompleks antara Michael Berg, seorang remaja berusia 15 tahun, dengan Hanna Schmitz, seorang wanita berusia 36 tahun yang bekerja sebagai kondektur trem. Cerita berlatar di Jerman pasca-Perang Dunia II, dimulai pada tahun 1958 ketika Michael jatuh sakit dan ditolong oleh Hanna. Setelah sembuh, Michael mengunjungi Hanna untuk mengucapkan terima kasih, yang kemudian berkembang menjadi hubungan asmara yang intens. Selama hubungan mereka, Hanna sering meminta Michael membacakan karya-karya sastra klasik sebelum mereka berhubungan intim. Namun, tanpa penjelasan, Hanna tiba-tiba menghilang, meninggalkan Michael dengan perasaan bersalah dan kebingungan.

Beberapa tahun kemudian, saat Michael menjadi mahasiswa hukum, ia menghadiri persidangan kejahatan perang Nazi dan terkejut mendapati bahwa Hanna adalah salah satu terdakwa. Hanna dituduh melakukan kejahatan serius selama menjadi penjaga kamp konsentrasi Auschwitz, termasuk membiarkan 300 wanita Yahudi tewas dalam kebakaran gereja. Selama persidangan, terungkap bahwa Hanna buta huruf, sebuah rahasia yang dijaganya dengan sangat hati-hati. Michael menyadari bahwa rasa malu Hanna atas ketidakmampuannya membaca dan menulis memengaruhi banyak keputusan hidupnya, termasuk menerima tanggung jawab penuh atas kejahatan yang dituduhkan kepadanya.

Setelah Hanna dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Michael mulai mengirimkan rekaman dirinya membacakan buku-buku untuk Hanna, yang mendorongnya belajar membaca dan menulis secara otodidak di penjara. Menjelang akhir masa hukumannya, Hanna dan Michael berencana untuk melanjutkan kehidupan di luar penjara. Namun, pada hari pembebasannya, Hanna ditemukan tewas bunuh diri. Novel ini menggali tema-tema seperti rasa bersalah, penebusan, dan upaya generasi pasca-Perang Dunia II untuk memahami dan menghadapi masa lalu yang kelam. Melalui hubungan antara Michael dan Hanna, Schlink mengeksplorasi kompleksitas moral dan emosional yang dihadapi individu dalam konteks sejarah yang traumatis.

Bagikan

Silahkan tulis komentar Anda :

Belum ada komentar

Mungkin Anda ingin membaca ini :