Cetak

Deskripsi Buku

Transformasi Otoritas Keagamaan: Pengalaman Islam Indonesia adalah sebuah karya kolektif yang dipublikasikan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2003 yang mengangkat kajian tentang pergeseran dan perkembangan otoritas keagamaan dalam konteks Islam di Indonesia. Buku ini dihimpun dari sumbangan tulisan dari sejumlah penulis dan peneliti seperti M. Saiful Lathifi, Syafiq Hasyim, Zulkifli Jajat Burhanudin, Ahmad Baedowi, Arief Subhan, Sirodjuddin Abas, Nur Mufid, Hery Noer Aly, Zainal Arifin Ahmad, Ida Uswatun Hasanah, Taufiq Adnan Amal, Husen Hasan Basri, Muhammad Hisyam, Dody S. Truna, Abdul Kadir, Asep Saiful Mimbar, M. Yusuf Wibisono, Badri Khaeruman, Rifki Rosyad yang bersama-sama menyusun gambaran komprehensif tentang dinamika keagamaan di Indonesia dalam perspektif sejarah, sosial, dan struktural.

Dalam isinya, buku ini menyajikan sketsa biografis dan narasi perjalanan sejumlah ulama terkemuka Indonesia terutama yang berpengaruh dalam dunia pendidikan Islam, pesantren, organisasi keagamaan, dan pembentukan norma sosial umat Muslim di berbagai periode sejarah bangsa. Buku ini juga mengeksplorasi bagaimana otoritas yang dimiliki oleh para tokoh agama tersebut terbentuk, bertransformasi, dan mengalami perumusan kembali seiring dengan perubahan sosial-politik, budaya, serta tantangan modernitas yang melanda masyarakat Islam Indonesia. Dengan cara ini, pembaca diajak memahami bahwa otoritas keagamaan bukanlah sesuatu yang statis, melainkan merupakan hasil interaksi sosial, politik, kelembagaan, dan budaya yang terus berubah.

Selain aspek biografis, buku ini juga reflektif dalam membahas peran serta kontribusi ulama-ulama tersebut dalam perkembangan Islam di Indonesia, baik melalui pendidikan, dakwah, struktur organisasi seperti pesantren dan organisasi keagamaan, maupun dalam hubungan mereka dengan dinamika politik nasional serta komunitas Muslim pada umumnya. Dengan demikian, buku ini memberi wawasan mendalam tentang bagaimana otoritas keagamaan Islam di Indonesia tidak hanya bersumber dari pengetahuan teologis saja, tetapi juga dipengaruhi oleh konteks sosial, politik, dan budaya masyarakat luas.

Bagikan

Silahkan tulis komentar Anda :

Belum ada komentar

Mungkin Anda ingin membaca ini :