Cetak

Penulis: Bambang Soesatyo

Editor: Ma'ruf Muttaqien

ISBN/ISSN : 978-602-7936-07-2

Ketersediaan : Tersedia (1)

Bahasa : Indonesia

Penerbit : RMBOOKS

Tahun Terbit : 2013

Jumlah Halaman : 305

Nomor Panggil : 320 - 0388


Deskripsi Buku

Presiden dalam Pusaran Politik Sengkuni karya Bambang Soesatyo merupakan analisis mendalam tentang dinamika kekuasaan di sekitar presiden dalam konteks politik Indonesia yang kompleks. Buku ini mengupas bagaimana seorang presiden sering kali dikelilingi oleh berbagai kepentingan politik yang tidak selalu selaras dengan visi dan misinya. Penulis menggunakan istilah "Sengkuni," tokoh dalam epos Mahabharata, untuk menggambarkan aktor-aktor politik yang cenderung memanipulasi kekuasaan demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan pendekatan kritis, Bambang Soesatyo menguraikan bagaimana tantangan ini dapat mengganggu stabilitas pemerintahan dan agenda pembangunan nasional.

Dalam buku ini, Bambang Soesatyo juga membahas hubungan antara presiden dengan partai politik, birokrasi, dan kelompok oligarki. Ia menunjukkan bagaimana tekanan dari berbagai pihak dapat memengaruhi pengambilan keputusan strategis seorang presiden, yang terkadang harus memilih antara menjalankan mandat rakyat atau menghadapi ancaman politik dari lingkaran kekuasaan. Buku ini menyajikan berbagai studi kasus dari sejarah politik Indonesia, mengungkap praktik-praktik manipulatif yang sering kali terjadi di balik layar, serta dampaknya terhadap keberlangsungan demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Sebagai seorang politisi yang berpengalaman, Bambang Soesatyo memberikan perspektif unik dan otentik dalam membedah persoalan ini. Buku ini tidak hanya menyajikan kritik, tetapi juga menawarkan refleksi dan solusi bagi upaya menciptakan pemerintahan yang lebih bersih dan demokratis. Dengan gaya penulisan yang lugas dan argumentasi yang tajam, buku ini menjadi bacaan penting bagi mahasiswa, akademisi, serta masyarakat umum yang ingin memahami lebih jauh tentang intrik politik di lingkar kekuasaan dan bagaimana seorang presiden dapat menghadapinya untuk tetap fokus pada kepentingan rakyat.

Bagikan

Silahkan tulis komentar Anda :

Belum ada komentar

Mungkin Anda ingin membaca ini :